« Home | Revolusi Sebutir Debu (sebuah puisi) » | Belajar Dari Cerita Pohon (my dream) » | BERSAHABAT DENGAN CINTA (my dream) » | Spektrum Hitam Putih (sebuah puisi) » | Goresan Kecil Buat Penyairku (sebuah puisi) » | camar dan mega merah (sebuah puisi) » | Hidup Sebatang Lilin (sebuah puisi) » | Air Mataku Bukan Untuk Negeriku (sebuah puisi) » | Sepotong Besi (sebuah puisi) » | Muliakanlah keluargamu karena mereka adalah sayap ... »

sosok dalam imaji (sebuah puisi)


memandangmu dalam kebisuan
terkisah cerita dari redupnya tatapan
tentang satu sosok
yang pernah berteduh di sana
melakonkan teater kebengisan
merobek-robek kornea matamu
hingga tak mampu lagi menembus bias sinar

mencandaimu lewat tulisan
kudapati lelucon bidadari mungil
bergaun doraemon dengan kantung ajaibnya
darinya kau kabulkan apa saja
yang kuminta
meski kuingin terbang kelangit ketujuh

memikirkanmu dalam doa
ruang kosong akalku
tak mampu kau isi
bukan dengan sosokmu
bukan dengan senyummu
aku tak mampu memanggilmu
bersama bermain ayunan
lewat neuron-neuron otakku

aku hanya bias menatap
tapi tak kujangkau
aku hanya bias rangkai cerita
dan menghidupkanmu di sana
karena kutemukan duniamu di situ
karena engkau mungkin tak ada
dan tak bias menjelma dalam duniaku

makassar, rabu (6 Desember 2006)