Sunday, August 13, 2006

Sekedar Melempar Tanya

pernakah kau dengar gemuruh ombak
yang datang menggulung
menerkam dan menyapu apa saja yang dilaluinya?
ia ganas, SERAKAH!!

pernakah kau lihat lahar panas meleleh
pada bibir manis julangan hijau?
dan hujan debu tiba-tiba menyiram tubuhmu?
itu mengerikan, MENAKUTKAN!!

pernah pulakah kau merasakan terhimpit belahan tanah
oleh lempeng dasar laut yang patah
dan tektonik mengetuk jalan tempatmu berpijak
serta rumah tempatmu berteduh
itu sadis, KEJAM!!

pernah pulakah kau melihat kobaran api
menjilat dan memanggang tubuh saudaramu
serta menghanguskan harta bendanya?
itu adalah penderitaan yang sangat perih!

dan sekarang jawab yang ini, tapi jangan sekali bersuara!
pernakah kau merasakan satu tragedi tentang narasi seorang sahabat
yang coba mereduksi "rasa" atas nama persaudaraan
sementara ikrar sudah terjalin
bahwa persaudaraan akan abadi
jika "suka" tak mengambil ruang di dalamnya

SSssssttt... jangan berisik
karena aku hanya sekedar bertanya
bukankah itu sebuah PENGKHIANATAN!!

Danau UH, jumat,11 agustus 2006

Indah...Cantik

rindangnya pohon
tak bisa gambarkan cerianya akar
bisa saja banyak cacing dan belatung
yang menggerogotinya

rupawannya wajah
juga bukan jaminan ketulusan hati
bisa saja rupanya cantik
tetapi hatinya busuk

terbalutnya tubuh dengan gamis atau jubah
tak bisa pastikan sucinya akhlak manusia
meski itu penegas identitas
bisa saja itu hanyalah kedok
untuk kelabuhi manusia
tapi tidak TUHAN

Danau UH, 11 Agustus 2006

KENAPA?????????????(Sebuah Puisi)

Kenapa arang itu hitam?
kenapa bukan putih,ungu,hijau ataukah biru!

kenapa bukan matahari saja yang sapa malam?
biar bulan dan bintang yang sambut pagi!

kenapa begini? kenapa begitu?
banyak hal yang mengundang tanya
namun jawab tak mampu kujemput

aku bingung, pada sebuah pertanyaan
aku takut pada semua jawaban
sebab mereka berkata
"tak semua yang kamu dengar itu benar"

Danau UH, Jumat, 11 Agustus 2006

Pipit Hitam (sebuah Puisi)

seekor pipit berpijak
pada ubin yang ditumbuhi ilalang
mengais-ngais sisa kehidupan
menelan remah-remah roti yang didapatnya

entah apa yang dia cari
sambil menelan rezkinya hari itu
dia terus menoleh dan melompat
berbisik riang pada batu dan rerumputan
seakan ingin berbagi cerita
hari ini dia bisa makan!!

kini dengar kicauannya
sedikit remah roti membuatnya riang
entah esok masihkah ada
atau ini yang terakhir kalinya

Danau UH, Jumat, 11 Agustus 2006

Narasi Gundah Seorang Kawan

jika yang terbaik
adalah tidak mengenalnya
mungkin itulah yang kulakukan!!!

jika menyayanginya
adalah sebuah kesalahan
kutakkan pernah izinkan hatiku untuk itu!!!

jika mempercayainya
adalah sebuah kebodohan
ku tak ingin lagi meletakkan tanganku dipundaknya
dan berjalan bergandengan

meski kuingin kasihnya
terus bersamaku!!!tapi itu mustahil
karena kutahu itu melenakannya

aku hanya mampu berjalan
untuk menghindar darinya
karena kutak ingin menyaksikan
cerita lain hadir dipancaran wajahnya!!!

pondok biru,sabtu,13 agustus 2006

Jejak Tersisa

    Nama :
    Web :
    Jejak :
    :) :( :D :p :(( :)) :x
Muchniart Production @ 2006