« Home | INSTRUMEN HATI ( Sebuah Puisi ) » | TUBUH TAK BERBADAN (Sebuah Puisi) » | BERITA UNTUK SAHABAT ( Sebuah Puisi ) » | SEKEPING HATI TERTAMBAT ( Sebuah Puisi ) » | SEKEPING HATI TERBELAH ( Sebuah Puisi ) » | SKETSA ( Sebua Puisi ) » | MUNAJAT KEFAKIRAN HAMBA ( Sebuah Puisi ) » | Dua Lelaki ( sebuah Puisi ) » | SEPOTONG ROTI ( Sebuah Puisi ) » | GALAU ( Sebuah Puisi ) »

PENGKHIANATAN JANJI (Sebuah Puisi)

Dalam hidup
Ada yang datang
Ada yang pergi
Silih berganti mencipta makna
Bahkan terkadang mengugah
Mutiara putih berjalan
Meninggalkan singgasananya

Bukankah dulu engkau berjanji
Akan merangkai kamboja
Menghiasi balutan kerudungku
Dan akan mengusung tandu
Pada gemerlapnya hari

Tetapi semuanya tersapu senja
Ketika bidadari malam
Mengembangkans senyum
Engkau terlupa
Dan lelap dibawah keteduhan sinarnya
Janji hanyalah tinggal
Sepenggal asa
Yang akan membusuk
Oleh bakteri pengurai kata

Makassar, 09 November 2005